Isu Pemanasan Global dan Dampaknya


Sumber : https://www.liputan6.com/hot/read/5207414/apa-yang-dimaksud-dengan-pemanasan-global-ini-penyebab-efek-dan-cara-mencegahnya

       Di massa yang sekarang bumi sedang dilanda krisis perubahan iklim yang sudah mencapai tingkat mengkhawatirkan, dimana sugu global meningkatkan dalam kurun waktu 50 tahun. Perubahan suhu tersebut menyebabkan perubahan iklim , pola cuaca, menghancurkan lingkungan, dan kehidupan di bumi (Sulistyono, 2012). Permasalahan pemanasan global sudah menjadi isu global yang patut diperhatikan karena dapat mengganggu keberlangsungan hidup manusia di alam. 

    Pemanasan global adalah naiknya suhu atmosfer, laut dan daratan di bumi yang terjadi secara global atau luas diatas suhu rata². Pemanasan global (global warming) dapat mengganggu ekosistem yang ada di bumi.  Subu rata rata bumi pada seratus tahun terakhir naik sekitar 0,74 +_ 0.18. pemanasan global disebabkan oleh emisi dari gas rumah kaca karbondioksida, metana, dinitro oksida, hidrofluorokarbon, perfluorokarbon, dan sulfur heksafluorida di atmosfer (Utina, 2009).

    Penyebab Pemanasan Global

1. Efek balik contohnya seperti penguapan air, air akan banyak menguap ketika suhu panas dan uap air akan ke atmosfer. Uap air merupakan gas rumah kaca sehingga pemanasan akan terus berlangsung dan uap air di udara akan bertambah hingga tercapai kesetimbangan. Efek yang ditimbulkan yaitu meningkatnya kandungan absolut di udara tetapi kelembaban udara konstan atau menurun sehingga suhu udara menjadi menghangat. Efek balik juga disebabkan oleh awan karena radiasi infra merah akan dipantulkan kembali oleh awan dan suhu akan meningkat. Kemudian dapat disebabkan oleh hilangnya kemampuan lapisan es untuk memantulkan cahaya. Lapisan es di kutub semakin lama semakin mencair akibat suhu global, Bersamaan dengan hal tersebut daratan dan air di bawahnya akan terbuka. Daratan dan air memiliki kemampuan memantulkan cahaya yang lebih sedikit dari lapisan es sehingga akan terjadi penyerapan radiasi matahari. 

2. Variasi matahari merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya pemanasan global. Umpan balik dari awan dapat menyebabkan terjadinya variasi matahari dan hal tersebut dapat mempengaruhi pemanasan. 


Sumber : http://widyasariphysicseducation.blogspot.com/2015/03/variasi-matahari-dan-mengukur-pemanasan.html

3. Efek rumah kaca. Rumah kaca sering digunakan oleh negara yang beriklim salju , energi matahari yang masuk malalui atap rumah kaca akan ssebagian akan dipantulkan ke atmosfer dan ada sebagian yang terperangkap dalam rumah kaca (green house) dan dapat menaikkan suhu di dalam ruangan. Menumpuknya gas ruma kaca seperti  uap air, karbon doksida, dan metana akan menyebabkan panas berubah menjadi radiasi infra merah yang terjebak di atmosfer bumi. Gas-gas tersebut akan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan oleh permukaan bumi. Hal tersebut dapat menyebabkan panas akan tersimpan di permukaan bumi. Hal tersebut jika terjadi berulang dapat mengakibatkan suhu rata-rata tahunan di bumi meningkat. 

Sumber : https://dlh.slemankab.go.id/pengertian-dan-penyebab-efek-rumah-kaca/

(Utina, 2009)

    Dampak Pemanasan Global 

1. Lapisan es di kutib utara dan selatan mencair. Mencairnya es di kutub dapat mengakibatkan naiknya permukaan air laut, hal ini dapat mengakibatkan pulau - pulau kecil tenggelam dan flora fauna yang di dalamnya akan mati. Selain itu dapat mengancam kehidupan manusia yang tinggal di pesisir pantai dan menyebabkan banjir rob akibat pasang air laut.

2. Terjadinya cuaca ekstrim. Peningkatan suhu di bumi dapat mengakibatkan perubahan iklim yang sulit di prediksi. Hal tersebut mengakibatkan petani tidak bisa memperkirakan kapan musim tanam. Akibatnnya penyediaan bahan pokok makanan berkurang dan mengakibatkan kelaparan, dan lapangan pekerjaan yang hilang.

3. Habitat berbagai fauna berubah karena faktor suhu, kelembaban, dan produktivitas primer sehingga berbagai fauna melakukan migrasi untuk menemukan habitat baru yang sesuai. Contohnya migrasi burung akibat perubahan musih, arah, dan kecepatan angin. 

(Utina, 2009).

4. Perubahan iklim. Akibat dari pemanasan global adalah daerah - daerah yang awalnya mengalami salju ringan mungkn tidak akan mengalaminya lagi, suhu pada musim dingin di malam hari akan meningkat, daerah yang hangat akan menjadi lebih lembab dan banyak air karena penguapan lautan. Hal ini karena uap air adalah gas rumah kaca sehingga keberadaannya akan meningkat di atmosfer (Sulistyono, 2012)


Daftar Pustaka 

Sulistyono. (2012). Pemanasan global (pemanasan global) dan hubungannya dengan penggunaan bahan         bakar fosil. Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas. Vol 2, No , pp. 47 - 56.  Diperoleh dari          http://ejurnal.ppsdmmigas.esdm.go.id/sp/index.php/swarapatra/article/view/60.

Utina, R. (2009). Pemanasan global : dampak dan upaya meminimalisirnya. Jurnal Saintek UNG. Vol 3,         No 1, pp 1 - 11. Diperoleh dari https://repository.ung.ac.id/karyailmiah/show/324/pemanasan-                global-dampak-dan-upaya-meminimalisasinya.html 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alternatif Pengolahan Sampah Plastik Menjadi BBM